Text
Efektifitas Abu Sabut Kelapa dalam Menstabilisasi Tanah Lempung
Tanah dasar merupakan material utama yang sangat berpengaruh dan terpenting pada jalan. Jalan menjadi tumpuan untuk mendukung seluruh beban konstruksi yang berada di atasnya. Jalan yang sering amblas, berlobang, dan retak/pecah terjadi bukan karena pengaruh pondasi jalan, kemungkinan hal ini disebabkan oleh karena tanah dasar yang bermasalah. Permasalahan ini biasanya terjadi dari sifat tanah yang tidak stabil. Hasil uji sifat – sifat fisis tanah yang terdiri dari uji saringan, uji specific gravity, uji batas Atterberg, menunjukan : Bahwa semakin besar kandungan abu sabut kelapa dalam tanah, nilai-nilai batas cair, indeks plastisitas, spesific gravity menurun, sedangkan nilai-nilai batas plastis, batas susut
meningkat. Nilai pemadatan, pada awalnya nilai ini meningkat, seiring dengan penambahan abu sabut kelapa nilai ini cenderung menurun. Untuk nilai pengembangan dan tekanan pengembangan nilai-nilai ini menurun seiring dengan meningkatnya persentase abu sabut kelapa dalam kandungan tanah. Hasil terbaik diperoleh pada penambahan 9% abu sabut kelapa.
Kata Kunci: Tanah Lempung, Abu Sabut Kelapa, Stabilitas, Pengembangan .
Tidak tersedia versi lain