Text
Studi Kelayakan Investasi Jalan Tol Tebing Tinggi - Parapat
Volume lalu lintas yang terus meningkat di daerah Tebing Tinggi - Parapat padabeberapa tahun terakhir ini mengakibatkan tidak mencukupinya ruas ruas jalan untukpenumpang sarana transportasi dan membutuhkan waktu tempuh yang cukup lamaUntuk itu pemerintah merencanakan pembangunan jalan tol Tebing Tinggi - Parapayang diharapka dapat membantu permasalahan lalu lintas disana dan memberikan waktu tempuh yang semakin singkat. Kelayakan investasi yang dipilih berdasarkan perhitungan biaya konstruksi volume lalu lintas. Untuk analisa kelayakan investasi
pembangunan jalan tol Tebing Tinggi - Parapat dilakukan metode kriteria kelayakan ekonomi antara lain perhitungan BCR (Benefit Cost Ratio), NPV (Net Present Value)IRR (Internal Rate of Retrun) dan Periode Pengambilan (Pay Back Period). Nilai investasi yang digunakan adalah sebesar Rp. 8.200.000.000.000,-. Untuk pertumbuhan lalu lintas yang direncanakan dengan memberikan beberapa asumis pertumbuhan lalu
lintas didapatkan angka pertumbuhan lalu lintas yang layak adalah 6% dan 7% dimanauntuk nilai payback period dengan pertumbuhan lalu lintas 6% terjadi pada tahun ke- 47yaitu sebesar Rp. 45.151.304.082,- dan untuk nilai payback period dengan pertumbuhan lalu lintas 7% terjadi pada tahun ke- 44 yaitu sebesar Rp. 8.466.658.854,- Maka dari hasil analisa kelayakan pembangunan jalan tol Tebing Tinggi - Parapat untuk umurrencana 50 tahun dari segi pengguna jalan tol memenuhi kriteria kelayakan ekonom(BCR, NPV dan Payback Period).
Kata Kunci : Kelayakan Investasi Pembangunan Jalan Tol Tebing Tinggi - Parapat, Benefit Cost Ratio, Net Present Value, Internal Rate of Retrun dan Pay Back Period.
Tidak tersedia versi lain