Text
Analisa Metoda Konstruksi Pada Jembatan Komposit
ABSTRAK
Jembatan komposit adalah kombinasi antara bahan konstruksi baja dengan beton bertulang, yaitu dengan mengkombinasikan baja sebagai deck (gelagar) dan beton bertulang sebagai plat lantai jembatan. Dalam tugas akhir ini bertujuan untuk menganalisa metoda pelaksanaan konstruksi pada jembatan kompositdengan beberapa cara yaitu, unshoring, ful shoring, partial shoring. Dari hasil perhitungan yang didapat, pada metode tanpa tumpuan (Unshoring) di dapat tegangan yang terjadi pada serat atas beton (σc) = 3298,8 kgcm, pada tegangan yang terjadi pada pada baja (σs) yaitu = 653,185 kg/cm 2. Pada metode tumpuan disepanjang bentang (Full Shoring) tegangan yang terjadi pada serat atas beton (σc) = 21,11kgcm, pada tegangan yang terjadi pada pada baja (σs) yaitu = 449,80 kg/cm2 . Pada metode tumpuan ditengah bentang (Partial Shoring) tegangan yang terjadi pada serat atas beton (σc) = 24,66 kgcm, pada tegangan yang terjadi pada pada baja (σs) yaitu = 398,96 kg/cm2 . Dari semua metoda yang di analisa metode tumpuan ditengah bentang (Partial Shoring) dapat di rekomendasikan dalam pelaksanaan konstruksi pada jembatan komposit dikarenakan hanya menggunakan tumpuan di tengah bentang dan dapat di terapkan dalam berbagai kondisi konstruksi.
Kata kunci : komposit, unshoring, ful shoring, partial shoring
Tidak tersedia versi lain